Rasimedia.com – Wakil Bupati Kampar Misharti pimpin langsung jalannya Focus Group Discussion (FGD) Forum Diskusi Pembahasan Kesiapan Pemerintah Daerah untuk Konsolidasi SNT, bertempat di Ruangan Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Jum’at (22/5/2026).
Agenda penting ini berkaitan dengan panduan verifikasi dan validasi lapangan lokasi sekolah nasional terintegrasi (SNT) yang digagas oleh Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset serta Teknologi Republik Indonesia di Kabupaten Kampar.
Turut hadir Direktorat Sekolah Dasar Bambang Hadu Waluyo, Dedi Noviardi, BPMP Riau Niger Balbara, Kepala BPMP Riau Nilam Suri, BPMP Riau (Kemendikdasmen) Anggi, Tim Teknis Politenik Negri Sriwijaya Arief Aszharri, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Helmi, Pelaksana Tugas (Plt) Bappeda Yusdiyen Hadinata, Perwakilan Kepala OPD terkait dan Seluruh Kepala Sekolah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Misharti menyampaikan bahwa FGD ini forum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah.
“Kita harus memastikan bahwa setiap sekolah yang masuk dalam program SNT benar-benar siap, baik secara administrasi maupun kondisi lapangan. Validasi ini akan menjadi dasar kuat bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kampar,” ujar Misharti.
Diskusi berlangsung dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kepala Daerah, Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, perwakilan sekolah, hingga tim teknis dari Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Mereka membahas secara rinci mekanisme verifikasi, indikator kesiapan sekolah, serta strategi konsolidasi agar tidak terjadi tumpang tindih data.
Para peserta tampak serius mencatat poin-poin penting, sementara beberapa kepala sekolah menyampaikan langsung kendala yang mereka hadapi di lapangan.
Wakil Bupati Kampar menanggapi dengan tegas bahwa setiap kendala harus dicatat dan dijadikan bahan evaluasi bersama.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika kita bekerja sama. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal mendukung sekolah-sekolah kita,” tegasnya.
Wakil Bupati Kampar menutup rapat dengan pesan motivasi: “Mari kita jadikan Kabupaten Kampar sebagai contoh daerah yang siap dan mampu menjalankan program nasional ini.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan kita bertanggung jawab memastikan generasi muda Kampar mendapatkan yang terbaik,” tutupnya. (Advertorial)
















